Persoalan hidup apa lagi yang dirisaukan si Dara
Nasib baik tak berpihak padanya
Daeng tak kunjung menemuinya
Hidup bagaikan tunas tak pernah kuncup
***
Duhai Andi'ku, maafkan Daengmu
seribu kata tak mampu kuucapkan
dusta yang terlanjur ditebar,
menegakkan kembali adat tanah "Tau riolo"
Oh Daeng, jika mawar berhenti merekah
bukan karena tak pernah disiram
jika jiwa gelisah, bukan karena bahagia
enggan menjemput, ini karena angan yang
tak pernah bisa ku gapai
Maafkan Daengmu Dara
adat sungguh telah merampas anganmu
adat membentangkan jarak dua keluarga
kaum tak pernah bertemu, namun dusta gencar menyebar
***
Dara memandangi sungai dari atas jembatan
Angin malam menusuk, bahkan tulang ikut tercabik
Tragedi wanita diselimuti pilu
dihancurkan rupa adat tanpa belas kasihan
Daeng tak ingin berduka
atau menambah duka
sekumpulan anak mengelilinginya
Daeng,mengeja huruf menjadi kata
anak-anak dan sekolah,mimpimu Dara
kuhapus dukamu bersama anak-anak ini
agar kelak mereka tak termakan dusta,
menyelamatkan hidup yang berharga
sumber ilustrasi: http://fotokita.net
Daeng itu artinya kakak ya mbak?
ReplyDeletewueeeeeetttsss... kakaaaakk Ratih.
ReplyDeletemimpimu akan terbalas.. Ini puisi yang mencari rima, ceritanya.. Antara Dara dan Daeng.
:D
Meliya Indri: oia meliya, daeng sebutan untuk kakak laki-laki. kalau di Jawa mirip dengan dengan sebutan mas :)
ReplyDeletefandi sido: makasih ndi,,,semoga segera berbalas :)
ReplyDeleteoia mungkin bukan puisi, sajak ndi :)